Penyebab Artikel Tidak Terindeks: 6 Hal ini Wajib Kamu Tahu!

Penyebab artikel tidak terindeks

Penyebab Artikel Tidak Terindeks di Google atau Bing pada umumnya disebabkan oleh struktur blog yang berubah-ubah setiap waktu, sehingga dianggap sebagai blog yang berkualitas rendah. Selain itu, robot txt biasanya memblokir atau mencegah artikel untuk di indeks.

Selain itu, ada juga faktor-faktor lain juga yang menyebabkan artikel di crawl tetapi tidak di indeks oleh Google atau Bing.

Banyak sekali penyebab konten artikel yang sudah di crawl tetapi tidak di indeks oleh Google. Dan ini adalah masalah yang sering terjadi pada blog-blog pemula. Misalnya konten sudah 100 artikel, tetapi hanya 20 artikel saja yang terindeks oleh mesin Google.

Bagi para pemula yang baru membuat blog pasti hal semacam ini sangat membingungkan, karena pada umumnya sangat sulit untuk memecahkan permasalahan ini. Belum lagi, ngeblog tak semudah dulu. Aturan Google telah berubah, dan persaingan semakin ketat.

meskipun demikian, kalian tidak perlu khawatir akan hal ini. Pada kesempatan ini saya akan membahas secara tuntas mengenai persoalan dan alasan yang menyebabkan konten artikel tidak terindeks oleh Google atau Bing.

Apa Penyebab Artikel Tidak Terindeks?

Apa Penyebab Artikel Tidak Terindeks? Ini adalah pertanyaan serius, dan banyak orang ingin mendapatkan jawaban yang mudah, masuk akal. Penyebab artikel tidak terindeks paling mendasar menurut pengalaman saya secara pribadi adalah terjadinya perubahan struktur pada blog yang terlalu sering dan konten yang tidak original.

Apabila kalian menulis konten yang tidak original maka Google menganggap bahwa artikel tersebut tidak memiliki nilai tambah atau memiliki kualitas rendah.

Apabila konten yang berkualitas rendah terlalu banyak maka akan berdampak kepada Seo dari blog itu sendiri. Dampaknya adalah Jumlah view akan menurun dan penghasilan dari AdSense kita akan semakin berkurang.

Apabila menggunakan rumus ekonomi, maka semakin banyak jumlah view pada sebuah blog, maka akan semakin banyak pundi-pundi rupiah yang diperoleh dari AdSense. Semakin banyak konten artikel yang terindeks oleh Google, maka peluang jumlah view akan terus bertambah dan semakin besar.

Ini adalah alasan utama mengapa kita perlu memperbaiki artikel yang tidak terindeks oleh Google, meskipun artikel tersebut sudah crawl oleh robot google.

Ada 6 hal yang menyebabkan artikel tidak terindeks:

  • Sering merubah struktur blog
  • Konten tidak original atau hasil rewriter
  • Konten dibuat otomatis
  • Konten artikel kurang berkualitas
  • Jumlah view terlalu sedikit
  • Keterbatasan robot (misalnya googlelebot) untuk mengindeks

Artikel Tidak Terindeks: Sering Merubah Struktur Blog

Penyebab artikel tidak terindeks yang pertama adalah sering melakukan perubahan pada struktur blog. Berdasarkan pengalaman pribadi, mengganti kategori/menu pada blog terlalu sering akan menyebabkan artikel tidak di indeks.

Mengapa demikian? Ini memang menjadi pertanyaan besar yang sulit terjawab, tetapi saya pernah melakukannya dan artikel memang tidak di indeks. Oleh sebab itu, apabila kalian membuat sebuah blog, maka buatlah menu/kategori yang tetap dan jangan di rubah-rubah.

Perubahan yang terlalu sering akan membuat mesin pencari mengalami kesulitan dalam memahami blog kalian, dan ini membutuhkan waktu yang lama untuk mengindeks.

Konten tidak original atau hasil rewriter

Penyebab artikel tidak terindeks yang kedua disebabkan oleh konten yang tidak original. Oleh sebab itu, penting sekali untuk membuat konten artikel yang original.

Apabila ada orang menawarkan jasa artikel dengan harga murah maka kalian wajib waspada. Karena bisa saja artikel tersebut adalah hasil rewriter dari artikel orang.

Jangan membeli artikel

Ada baiknya semua konten ditulis sendiri dan menghindari membeli artikel secara online. Karena apabila konten tersebut hasil dari plagiat, maka akan menyebabkan peringkat blog menjadi menurun dan artikel tidak di indeks oleh Google.

Ingat, sebagus apapun kita memanipulasi Google, maka ada saatnya kita juga akan terkena dampaknya. Dalam hal ini membuat konten original sangat-sangat dianjurkan. Apabila ada konten artikel yang tidak di indeks, Ada kemungkinan bahwa artikel kalian tidak original.

Apabila setelah menulis dan melakukan post artikel selama selama 24 jam dan tidak ada penayangan dari google, maka ada masalah dari konten tersebut. Ada baiknya menghapus atau menulis ulang konten tersebut.

Biasanya konten yang sudah di post akan mendapatkan tayangan dan view. Apabila tidak ada tayangan, maka konten seperti ini biasanya tidak akan kurang berkualitas dan mungkin tidak akan di indeks oleh Google.

Meskipun demikian, apabila merasa itu adalah konten original, maka kalian bisa menunggu beberapa hari untuk melihat perkembangan dari konten tersebut.

Apabila setelah beberapa hari tidak ada view dan tidak tayangan, maka kalian bisa menghapus dan menulis ulang artikel tersebut. Konten hasil dari rewriter memang diperbolehkan dalam aturan google, tetapi ada nilai tambah di sana.

Kalian harus menambahkan penjelasan-penjelasan yang baru dengan ide-ide dan gagasan yang baru, sehingga konten yang di rewriter itu berbeda dengan konten aslinya.

Jangan melakukan rewriter

Apabila seseorang melakukan penulisan ulang (rewriter) dari artikel yang sedang trending, maka ia harus memberikan nilai tambah terhadap artikel yang ditulis tersebut. Namun hal ini tidak dianjurkan sama sekali, karena bisa berbahaya bagi blog itu sendiri.

Apabila hanya menuliskan ulang saja dan tidak menambahkan penjelasan yang lebih konkret, maka konten artikel tersebut biasanya tidak di indeks oleh Google, karena dianggap plagiat.

Jika ada orang berhasil membuat konten rewriter maka biasanya dia sudah ahli dalam penulisan ulang sebuah konten. Jika kalian baru pemula, sebaiknya menghindari membuat konten ulang. Sangat disarankan untuk selalu menulis konten yang original dan bebas dari plagiat.

Penyebab Artikel Tidak Terindeks: Konten dibuat otomatis

Penyebab artikel tidak di indeks oleh Google yang ketiga adalah karena konten dibuat secara otomatis, misalnya menggunakan teknologi Ai.

Menggunakan teknologi Ai untuk mencari ide dan menemukan gagasan atau ide tentu tidak masalah. Namun membuat konten artikel secara otomatis menggunakan Ai tentu ini adalah masalah jika menjadi partner google AdSense. Karena konten yang dibuat secara otomatis berbeda dengan tulisan original.

Selain itu, konten yang dibuat secara otomatis memiliki kualitas rendah karena dibuat oleh robot dan bukan oleh manusia. Meskipun konten yang dibuat secara otomatis bisa di indeks, biasanya konten-konten seperti ini tidak bisa untuk mendaftar Google AdSense.

Banyak blogger yang gagal mendaftar absen karena disebabkan oleh artikel yang dibuat secara otomatis. Oleh sebab itu, jika kalian membuat blog bertujuan untuk mencari penghasilan dari Google AdSense, maka usahakan untuk selalu membuat konten original dan bukan konten yang dibuat secara otomatis.

Bagi para pengguna blogger, biasanya konten yang dibuat secara otomatis sangat sulit untuk di indeks oleh mbah Google jika kalian menggunakan BlogSpot. Namun apabila kalian pengguna WordPress, maka untuk indeks tidak ada masalah, karena Seo di WordPress telah dioptimalkan.

Konten Artikel Kurang Berkualitas

Penyebab artikel tidak terindah oleh Google yang keempat adalah konten artikel kurang berkualitas. Konten artikel yang tidak berkualitas atau kurang berkualitas biasanya disebabkan oleh plagiat, konten dibuat secara otomatis, konten hasil dari rewriter.

Selain itu, konten yang kurang berkualitas juga disebabkan oleh penggunaan kata kunci yang sedang trending. Dengan kata lain, judul dari artikel tersebut sudah banyak ditulis oleh pengguna lain.

Oleh sebab itu, untuk menghindari konten artikel yang kurang berkualitas, sebaiknya selalu membuat judul artikel yang unik dan menarik. Usahakan judul artikel tidak sama dengan artikel-artikel lain yang sudah diterbitkan di Google oleh pengguna lain.

Jangan tergiur dengan artikel yang sedang trending dan membuat artikel dengan judul yang sama. Karena bisa berbahaya bagi kualitas blog kita sendiri.

Jumlah View Terlalu Sedikit

Penyebab artikel tidak di indeks oleh Google yang kelima adalah Jumlah view terlalu sedikit. Oleh sebab itu, meningkatkan view organik sangat berpengaruh signifikan terhadap artikel supaya di indeks oleh Google.

Semakin banyak view dari sebuah blog, maka semakin cepat artikel di indeks oleh Google. Tidak heran jika blog atau website yang memiliki view puluhan ribu atau ratusan ribu hanya butuh hitungan jam saja untuk di indeks oleh Google.

Oleh karena itu, meningkatkan pengunjung organik dari sebuah blog adalah kunci utama supaya semua artikel dalam blog dapat terindeks. Jika view harian hanya sedikit maka akan sangat sulit artikel dalam blog untuk dapat terindeks oleh Google.

Untuk meningkatkan jumlah view secara signifikan, maka kalian harus menulis konten setiap hari. Usahakan minimal satu artikel untuk satu hari, jika kalian bisa menulis dua atau tiga artikel atau bahkan lebih maka itu jauh lebih bagus.

Semakin banyak konten original yang kalian tulis, maka akan meningkatkan SEO dan ranking blog akan terus meningkat.

Keterbatasan Robot (misalnya googlelebot)

Penyebab artikel tidak terindah oleh Google yang terakhir adalah karena keterbatasan mesin robot untuk melakukan indeks. Hal ini juga disampaikan oleh pihak Google sendiri, bahwa tidak mungkin untuk mengindeks semua artikel pada sebuah blog.

Meskipun demikian, kalian tidak perlu khawatir dan takut. Keterbatasan mesin robot dalam melakukan crawl dan indeks biasanya disebabkan oleh banyaknya artikel dalam sebuah blog, misalnya mencapai puluhan ribu artikel.

Alasan artikel tidak diindeks juga disebabkan oleh banyak hal, terutama pada kualitas konten. Ada kemungkinan mesin robot akan memberikan nilai pada setiap artikel, apakah ia layak untuk di indeks atau tidak.

Kunci utama supaya artikel di indeks adalah artikel harus dibuat secara original, ini adalah syarat utama. Jangan membiasakan diri dan membuat konten artikel secara otomatis, copy paste dan menjiplak.

Selain perbuatan tersebut tidak etis, perbuatan tersebut juga melanggar hukum tentang undang-undang kekayaan intelektual dan perlindungan hak cipta.

Jika kalian memiliki kemampuan untuk membuat konten original dan berkualitas, mengapa harus membuat konten plagiat?

Semoga penjelasan ini dapat memberikan inspirasi dan pengetahuan dalam membangun sebuah blog yang berkualitas dan pastinya juga Seo.

Kesimpulan: Penyebab Artikel Tidak Terindeks

Apa yang harus dilakukan jika artikel tidak di indeks? Pertama, masukan artikel dalam draf, lalu edit dan perbaiki. Coba ubah judulnya dan buat URL baru, sehingga artikel menjadi baru, lalu terbitkan. Tunggu beberapa hari, apakah artikel dapat di indeks atau tidak.

Jika dalam beberapa hari artikel hanya di crawl dan tidak di indeks, maka masukan lagi dalam draf. Coba edit bagian yang belum kalian edit, pastikan beberapa paragraf di bawah judul diperbaiki semua. Bila perlu ubah sedikit judul di sub-sub judulnya.

Lalu cek juga robot txt kalian, apakah robot tersebut memblokir post dan halaman dari blog. Perbaiki robot txt Anda. Jika semua ini sudah dilakukan dengan benar, maka saya yakin artikel kalian pasti akan di indeks oleh Google.

Related posts