Selingkuh itu indah adalah ungkapan untuk menyatakan suasana hati orang-orang yang menikmati hubungan asmara bukan dengan pasangan yang sah. Kisah klasik ini memang sangat indah dan menyenangkan di awal cerita, tetapi selalu berakhir dengan kehancuran dan kesedihan.
Tidak ada orang bahagia ketika menjalin menjalin hubungan asmara dengan pasangan orang lain. Namun pelaku-pelaku perselingkuhan seringkali menikmati perbuatannya tersebut. Padahal hal ini tidak bisa dibenarkan secara norma maupun agama.
Selingkuh itu indah, ini adalah rumor yang beredar di kalangan masyarakat. Namun faktanya tidaklah demikian. Dalam setiap perselingkuhan, selalu ada hati yang dikorbankan untuk terluka. Ini adalah cerita sinetron yang menarik, karena ada kebahagiaan dibalik penderitaan dan kehancuran hati orang yang lain.
Cerita Klasik Selingkuh itu Indah
Selingkuh dapat diartikan sebagai perbuatan atau tindakan selingkuh atau menjalin hubungan asmara dengan orang lain meskipun sudah memiliki pasangan. Hal ini memang mnarik untuk dibahas, karena banyak sekali panggung sandiwara dalam kehidupan ini.
Namun perbuatan selingkuh tidaklah dapat dibenarkan atas dasar apapun, jika memang sudah tidak sejalan sebaiknya dikatakan dengan jujur. Hal ini untuk menghindari perbuatan selingkuh dan menyakiti hati pasangannya.
Ada beberapa alasan yang menyatakan bahwa selingkuh itu indah, namun hal ini bersifat subjektif saja. mengapa demikian? Karena pada dasarnya perselingkuhan itu tidaklah membawa sebuah kebahagian, melainkan sebuah kehancuran.
Selingkuh itu Indah Hanya Sebuah Ungkapan
Pernyataan selingkuh itu indah hanya diucapkan oleh mereka yang melakukan perselingkuhan. Bagi pasangan sah yang melihat isteri atau suaminya selingkuh tentu hati dan kehidupan mereka akan hancur berkeping-keping.
Ia akan kehilangan gairah dan semangat untuk menjalani kehidupannya. Bagaimana jika ia benar-benar mengasihi pasangannya, tetapi ia melakukan perselingkuhan. Tentu hal ini sungguh sangat menyakitkan sekali.
Oleh sebab itu, perselingkuhan selalu membawa luka dan kehancuran. Apalagi jika mereka sudah menikah dan memiliki seorang anak, mau dibawa kemana hubungan tersebut.
Melihat banyaknya kasus perselingkuhan yang beredar di media sosial, maka ada kecenderungan bahwa orang yang selingkuh disebabkan oleh karakter dan juga adanya kesempatan.
Karakter berarti oang-orang yang selingkuh memang memiliki moral yang rendah. Mereka tidak perah memikirkan dampak dari perbuatannya, tetapi hanya mengejar hawa nafsu saja. Sedangkan kesempatan tersebut dianggap peluang untuk mencoba menjalin hubungan dengan orang lain, biasanya mereka hanya mencari kepuasan sejenak saja.
Mengapa Perselingkuhan Terjadi?
Mengapa perselingkuhan terjadi? Pada umumnya seseorang yang melakukan perselingkuhan selalu di hubungkan dengan kisah-kisah masa lalunya. Walaupun tidak semua perselingkuhan berhubungan dengan masa lalu. Misalnya mereka memiliki mantan di masa lalu, lalu setelah menikah mereka bertemu kembali.
Adakalanya kisah asmara bersama mantan bisa menjadi pemicu perselingkuhan, apalagi ada kisah-kisah yang tidak bisa dilupakan. Walaupun mereka sudah memiliki pasangan dan menikah, maka pertemuan tersebut bisa menjadi peluang untuk menyatakan asmara dimasa lalu yang belum terlaksana.
Selain karena mantan, perselingkuhan juga bisa disebabkan oleh ketidakharmonisan hubungan asmara dalam berpacaran atau dalam berumah tangga.
Pada umumnya mereka yang selingkuh kurang mendapatkan perhatian dan kasih sayang, sehingga jika ada orang lain yang memberikan perhatian lebih, maka bisa menjadi pemicu terjadinya perselingkuhan. Meskipun demikian, perselingkuhan terjadi juga disebabkan oleh banyak hal.
Hal ini sangat berbahaya sekali, karena komunikasi dalam membangun hubungan asmara sangat penting sekali. Apabila komunikasi dengan pasangan tidak baik-baik saja, maka berhati-hatilah karena ini bisa membuat pasanganmu bosan.
Jika pasanganmu sudah tidak nyaman dan tidak bahagia lagi, maka hal ini bisa menjadi pemicu terjadinya perselingkuhan. Selain itu, tidak puas dan kurangnya perhatian juga menjadi alasan yang paling kuat seseorang melakukan perselingkuhan.
Oleh sebab itu, komitmen dan komunikasi bersama pasangan sangat penting sekali. Ingatlah bahwa hubungan asmara sangat membutuhkan keterbukaan, kasih sayang dan juga saling melengkapi.
Hubungan emosional harulah menyatu, supaya saling memberikan pengertian dan kasih sayang. Jika ada masalah-masalah kecil yang terjadi, maka jangan bairkan masalah tersebut berlarut-larut.
Gagal Membangun Komunikasi
Gagalnya membangun komunikasi dengan pasangan juga bisa menjadi penyebab terjadinya perselingkuhan. Mereka tidak saling terbuka, karena ada sesuatu yang tidak dapat dikomunikasikan kepada pasangannya. Entah karena malu, atau karena komunikasi yang dingin dan saling cuek.
Membangun dan memiliki komunikasi yng baik dengan pasangan memang tidaklah mudah, karena membutuhkan komitmen, keseriusan dan kedewasaan. Biasanya pasangan muda akan sama-sama egois dan tidak mau mengalah, sehingga hubungan asmara menjadi dingin dan kaku.
Apabila hal sekecil ini tidak dapat diselesaikan dengan baik, maka hubungan tersebut tidak akan mampu bertahan lama. Karena akan ada banyak persoalan-persoalan yang bisa datang kapan saja untuk menguji komitmen dan kesetiaan mereka.
Jika mereka tidak mampu melewati ujian tersebut, maka peluang perselingkuhan akan semakin besar. Ada banyak faktor-faktor yang menyebabkan seseorang melakukan perselingkuhan. Sehingga hal-hal sekecil apa pun harus dibicarakan dan diselesaikan bersama pasangan kita.
Kesimpulan: “Selingkuh itu Indah”
Selingkuh itu indah adalah ungkapan dan cerita klasik belaka, karena realita yang terjadi tidaklah selalu demikian. Ada banyak kasus perselingkuhan berakhir dengan tragis, misalnya pembunuhan dan penganiayaan.
Oleh sebab itu, hindarilah hal-hal yang berhubungan dengan perselingkuhan. Apabila kalian merasa sudah tidak nyaman dan bahagia bersama pasangan, maka katakanlah sejujurnya kepadanya. Hal ini akan jauh lebih baik dari pada menjalin hubungan secara diam-diam dengan orang lain.
Dengan berkata sejujurnya maka akan ada solusi yang bisa diambil untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Apakah mengambil komitmen untuk bersama, atau memutuskan untuk berpisah.
Walaupun demikian, selingkuh atau berpisah bukanlah jalan yang terbaik. Karena tidak ada orang yang sempurna secara utuh. Artinya, kita tidak akan pernah mendapatkan pasangan yang sempurna, yang ada adalah kita harus saling menerima kekurangan masing-masing.
Selingkuh itu indah? Faktanya, perselingkuhan adalah cerita klasik yang sering berakhir dengan kehancuran keluarga, hubungan, dan juga masa depan. Jika begini, apakah bisa bangkit dari keadaan terpuruk?
Jadi, jangan pernah selingkuh, karena hubungan tersebut pasti akan berakhir dengan tragis. Ingat, perbuatan dosa tidak akan pernah berakhir bahagia. Semoga kalian tidak selingkuh ya!
